Cara Bangun Rumah Saat Usia Muda

Cara Bangun Rumah Saat Usia Muda

Sekarang ini sudah banyak anak muda telah bisa membangun rumah dengan usaha dan uangnya sendiri. Maka dari itu, jika sekarang Anda masih muda dan menginginkan memiliki rumah saat usia muda maka silahkan simak beberapa tips yang dapat membantu Anda memiliki rumah usia muda saat usia Anda masih 20-30 tahun.

Sekarang sudah bukan hal yang mustahil untuk anak muda memiliki rumah sendiri. Karena memiliki rumah adalah salah satu pencapaian kesuksesan bagi kebanyakan orang. Ketika Anda ingin memiliki rumah di usia muda, maka Anda harus memiliki perencanaan dan strategi yang tepat dan matang. Karena terkadang di usia muda, kebanyakan orang memiliki banyak godaan saat menginginkan memiliki rumah sendiri. Yaitu mengikuti gaya hidup yang bermewah-mewahan. Tapi jika Anda seorang anak muda yang telah memikirkan masa depan, membangun rumah di usia muda merupakan prinsip yang sangat tepat. Jika dipahami harga tanah dan rumah setiap tahunnya akan bertambah tinggi. Maka jika Anda terlambat untuk memikirkan membangun rumah, mungkin harga rumah akan bertambah mahal setiap tahunnya. Dan membuat Anda menyerah untuk memikirkan memiliki rumah di usia muda.

Cara bangun rumah saat usia muda

Kebanyakan kaum muda juga berpikir memiliki rumah di usia 20-30 tahun merupakan hal yang mustahil, ketika melihat jumlah pendapatan setiap bulannya. Karena untuk membayar DP rumah juga sudah puluhan sampai ratusan juta. Untuk menghilangkan pradigma yang menghalangi Anda untuk membangun rumah di usia muda, maka cobalah terapkan tips berikut ini :

  1. Menabung

Mungkin konsep menabung sudah tidak asing lagi bagi Anda, karena hal ini telah diajarkan orang tua sejak Anda kecil. Jika saat ini Anda sudah mencoba untuk menabung untuk membangun rumah tapi masih belum bisa terrealisasi, maka mungkin metode menabung Anda masih salah dan perlu diperbaiki lagi.

Untuk dapat membangun rumah di usia muda, Anda harus menerapkan konsep menabung dengan menentukan jumlah uang yang harus Anda tabung setiap bulannya. Minimal Anda harus menyisakan sebesar 30-40% dari penghasilan Anda untuk menabung. Saat menabung Anda juga harus memisahkan uang tabungan pribadi Anda dengan uang yang akan Anda gunakan untuk membangun rumah. Lakukanlah metode menabung dengan cara ini selama beberapa tahun, jika Anda teratur dan sesuai dengan perencanaan Anda, memiliki dan membangun rumah di usia muda, bukanlah hal yang mustahil.

  1. Cari Pekerjaan Sampingan

Cara lain yang bisa Anda terapkan untuk mendapatkan rumah di usia muda adalah mencari pekerjaan sampingan diluar dari pekerjaan utama Anda. Apalagi jika gaji setiap bulan Anda hanya bisa mencukupi kebutuhan harian Anda. Maka akan sulit bagi anda untuk memiliki rumah yang sudah Anda idam-idamkan.

pekerjaan sampingan

Carilah kerjaan sampingan yang bisa Anda lakukan diluar jam pekerjaan utama Anda. Anda bisa meluangkan waktu di hari sabtu dan minggu saat libur untuk melakukan perkerjaan sampingan. Atau jika anda memiliki waktu, setelah pulang dari kerjaan utama Anda, lakukanlah pekerjaan sampingan Anda. Untuk jaman sekarang pekerjaan sampingan merupakan hal yang sangat mudah untuk ditemukan. Terutama di era online, banyak pekerjaan yang bisa Anda lakukan setelah pulang kerja dan hasil yang didapatkan juga bisa digunakan untuk menabung membangun rumah.

  1. Berinvestasi

Jika Anda memikirkan bahwa menaruh uang dalam bentuk tabungan dalam jangka waktu yang lama merupakan hal yang tidak efektif. Maka Anda bisa memikirkan untuk memulai berinvestasi. Agar uang yang Anda miliki bisa menghasilkan uang berlipat ganda ketika diinvestasikan.

investasi

Cara berinvestasi sangat beragam. Anda bisa mencari teman, karabat atau keluarga untuk menanamkan modal dalam usaha yang mereka jalankan. Dan dari sini Anda bisa mendapat keuntungan di masa yang akan datang ketika usaha tersebut telah sukses. Atau jika Anda ingin berinvestasi lebih aman, Anda dapat berinvetasi dalam bentuk : emas batangan, reksadana atau deposito.

  1. Menghemat Biaya Tempat Tinggal

Jika Anda memiliki tempat kerja yang jauh dari tempat tinggal Anda. Dan Anda harus menyewa tempat untuk kost atau kontrak yang membuat Anda harus mengeluarkan beberapa biaya sewa setiap bulan atau tahunnya.  Maka Anda harus pertimbangkan kembali biaya tersebut jika bisa ditabung untuk membangun rumah.

Solusinya untuk memangkas biaya bulanan sewa kost atau kontrakan Anda bisa menumpang tempat tinggal di rumah keluarga ataupun saudara. Pilihlah yang dekat dengan kantor Anda. Atau jika sewa kost atau kontrakan yang selama ini Anda tempati lumayan mahal, Anda harus mencari lokasi lain yang lebih murah yang  bisa menghemat biaya setiap bulannya.

  1. Mencari Pinjaman

Banyak orang yang merasa sangat kesulitan untun membangun atau memiliki rumah ketika bermasalah dengan DP atau uang muka yang cukup besar untuk dibayarkan di awal. Hal ini yang menjadi penyebab kebanyakan orang menyerah dan tidak jadi mengajikan KPR.

mencari pinjaman

Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mencari pinjaman kepada keluarga atau saudara. Usahakanlah cari pinjaman kepada kerabat terdekat dahulu, apalagi jika Anda hanya kekurangan hanya berapa juta untuk mengajukan pinjaman KPR. Maka sangat disayangkan jika Anda tidak berani mecari pinjaman pada keluarga atau saudara padahal hanya kurang sedikit uang saja untuk membayar DP KPR.

  1. Mencari Cicilan yang Sesuai

Sekarang banyak sekali pengembang perumahan yang menawarkan dp dan cicilan yang sangat ringan, terutama KPR yang disubsidi oleh pemerintah. Maka Anda janganlah tertarik untuk mencari desain rumah yang sedang trend saja tanpa memikirkan biaya cicilan bulanan KPRnya. Biasanya KPR yang diterapkan selama ini adalah 10-30 tahun. Maka jika Anda tidak mempertimbangkan besarnya cicilan bulanan sesuai kemampuang Anda, maka KPR yang Anda ajukan bisa sia-sia, ketika Anda tidak bisa mengasurnya.

Jangan mudah tergoda dengan kredit jangka pendek hanya karena bunga yang ditawarkan jauh lebih ringan. Anda harus menyesuaikan kemampuan Anda dengan jumlah cicilan yang harus Anda setorkan setiap bulannya. Jangan sampai jumlah cicilan yang Anda keluarkan setiap bulannya terlalu besar. Sehingga menyebabkan seluruh rencana keuangan Anda menjadi berantakan dan membuat Anda terbebani hutang cicilan yang menunggak di kemudian hari.

  1. Jangan Tunda Membeli Rumah

Anda sebagai orang muda harus memiliki prinsip rumah adalah kebutuhan utama yang harus Anda dapatkan dalam target hidup. Karena dengan menunda untuk membangun atau membeli rumah, Anda akan menyesal dengan adanya perubahan harga setiap tahunnya yang bisa lebih mahal. Maka jika Anda telah memiliki sejumlah uang yang dirasa sudah cukup untuk membayar DP KRP, maka segeralah ajukan untuk pengajuan secepat mungkin.

  1. Memanfaatkan Premi Dasar Asuransi Kesehatan Sebagai Uang Muka

Ketika Anda sekarang masih muda dan jarang sakit, tapi Anda harus mempertimbangkan untuk memiliki asuransi kesehatan untuk kemudian hari. Selain untuk menjaga diri penyakit dan kondisi kesehatan yang tidak baik, asuransi kesehatan juga bisa dimanfaatkan dikemudian hari sebagai tabungan jangka panjang.

Anda harus mengikuti asuransi kesehatan dengan nominal yang menengah. Dan uang yang anda bayarkan setiap bulannya dapat diambil setelah 5 tahun kedepan, walaupun ada beberapa potongan dari pihak asuransi. Ketika dana kesehatan ini tidak Anda gunakan untuk berobat, Anda bisa gunakan setelah 5 tahun untuk uang muka KPR atau membangun rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. *Wajib diisi